Guru Idaman Milenial Harus Punya 3 Karakter Positif Ini, Agar Murid Patuh

Sepertinya setiap generasi akan melahirkan tipe generasi yang berbeda.

Generasi zaman now, banyak yang menyebutnya sebagai generasi milenial. Anak-anak yang lahir di tahun 2000-an yang sehari-hari sudah akrab dengan teknologi dan gadget.

Memilih profesi sebagai seorang pendidik di era milenial tentu saja tidak mudah. Sepertinya sudah beda tipe dan pola asuh.

Meskipun sebenarnya menjadi seorang pendidik memiliki beban berat di masa mana pun. Tak hanya sekadar menjalankan tugas untuk mengajar siswa tentang pelajaran, namun juga harus bisa menjadi teladan bagi orang sekitarnya.

Untuk itu, menjadi seorang guru, yang apalagi di zaman milenial sekarang ini dengan generasi yang beda karakter dengan zaman dulu, butuh effort besar.

Generasi milenial yang dimanjakan dengan kemudahan fasilitas dan teknologi informasi. Generasi yang mudah bosan dan ingin selalu mencoba hal-hal yang baru, lebih berani berpendapat, dan lain-lain.

Tentu saja mereka butuh guru yang bisa mengerti mereka, guru yang enak diajak ngobrol dan bisa menjadi sahabat.

Bukan guru yang selalu jaga image saat berhadapan dengan muridnya. Zaman sudah berubah. Lalu, seperti apa sih guru idaman milenial itu?

1. Cepat Beradaptasi

Istilah zaman sekarang adalah guru yang gaul. Mudah menyesuaikan dengan lingkungan dan suasana. Enak diajak ngobrol dan gampang ‘nyambung’ dengan dunia anak muda. Menganggap anak didik sebagai sahabat, sehingga akan mudah untuk mengarahkan mereka.

2. Enggak Gaptek dan Kreatif

Zaman cepat sekali berubah. Pepatah mengatakan, siapa yang tidak mengikuti zaman, akan terlindas.

Demikian pula dengan kemjuan teknologi yang sangat cepat. Guru di masa milenial dituntut untuk selalu mau belajar, tidak boleh gaptek alias gagap teknologi dan harus selalu kreatif menciptakan bahan-bahan pembelajaran, supaya anak tidak jenuh dan bosan.

3. Mempunyai Karakter Positif

Karakter positif seperti kejujuran, keikhlasan, kesabaran, kejujuran, empati, dan yang semisalnya dari masa ke masa dan dimanapun tetap menjadi tolak ukur kebaikan seseorang.

Merupakan nilai-nilai karakter yang tak akan lekang oleh waktu. Karakter positif dan pesan-pesan positif yang selalu disampaikan guru, insya Allah bisa menjadi benteng bagi murid-muridnya dari pengaruh negatif lingkungan.

Guru dengan rasa sahabat dan kreatif biasanya akan membuat para murid menjadi lebih patuh dan segan.

Tinggalkan komentar