Metode Pembelajaran Daring yang Menyenangkan

sudutsekolah.com-Pandemi telah mengubah gaya hidup manusia se-dunia. Semua lini berdampak, pun pendidikan.

Jika sebelumnya, guru dan murid dipertemukan dalam suatu ruangan yang bernama kelas, kini, mereka dipaksa bertemu melalui layar.

Perubahan yang tiba-tiba ini membuat gagap pihak sekolah dan orang tua. Tidak sedikit yang mengalami kendala saat pertama kali melakukan pembelajaran jarak jauh via daring, baik orang tua maupun guru.

Kendala pelaksanaan pembelajaran daring yang umumnya terjadi adalah:

Sarana dan Prasarana

Meski gawai sudah tergeser kedudukkanya dari barang mewah menjadi kebutuhan. Masih banyak yang belum memiliki sarana pelaksanaan pembelajaran daring.

Gagap Teknologi

Pandemi yang tiba-tiba, membuat sebagian orang tua dan guru mengalami kendala seputar pemanfaatan sarana untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh.

Keterbatasan Pulsa

Bersyukur sekarang ada penggantian pulsa dan kuota melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Lokasi Rumah yang jauh dari jaringan internet

Lokasi yang jauh dari jaringan internet, menumbuhkan karakter daya juang yang tinggi. Banyak siswa yang harus keluar jauh dari rumah demi mendapatkan sinyal, agar pembelajaran jarak jauh tetap lancar terlaksana.

Ketidaksiapan Mental Guru, Orang tua, dan Anak

Tidak sedikit orang, baik orang tua, anak, dan guru yang tidak siap secara mental ketika PJJ mulai diberlakukan.

Orang tua tidak siap menjadi guru bagi anak-anaknya, belum lagi jika dalam satu keluarga ada lebih dari dua anak yang bersekolah dan berlainan jenjang.

Anak juga tidak siap menerima perbedaan cara mengajar antara guru dan orang tuanya.

Terlebih, guru. Harus sigap dalam memilih metode pengajaran, menyiapkan materi, dan melakukan inovatif dalam menyampaikan materi pembelajaran.

Salah satu kendala yang paling mempengaruhi keberhasilan pembelajaran daring adalah metode pembelajaranya.

Metode Pembelajaran Pembelajaran Berdasarkan Proyek

Metode ini berpusat pada anak, di mana siswa akan diarahkan untuk melakukan investigasi dengan mengeksplorasi, menilai, menginterpretasi, atas tema pelajaran yang diberikan guru. Sehingga, diharapkan menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar yang berbobot, nyata, dan relevan.

Metode pembelajaran berdasarkan proyek ini sangat efektif diterapkan dengan cara membentuk kelompok kecil. Tentu dengan pertimbangan situasi, jarak, keamanan, dan kesehatan.

1. Metode Daring

Metode ini sangat cocok bagi siswa dan guru yang berada pada zona merah. Cara ini akan membuat orang tua dan anak mampu untuk kreatif dan inovatif. Yang harus diperhatikan adalah ketersediaan sarana, kesiapan anak, orang tua, dan Guru.

2. Metode Luring

Metode ini bisa diterapkan jika daerah setempat berada pada zona kuning atau hijau, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Membatasi jumlah siswa dengan melakukan shift untuk mengindari kerumunan serta menyediakan sarana kesehatan lainnya, seperti; menyediakan tempat cuci tangan, sabun cuci tangan, hand sanitizer, masker, dan yang lainnya.

Cara ini paling efektif untuk mengatasi kendala ketidaksiapan orang tua dalam hal pengadaan sarana dan prasarana pendukung metode daring.

3. Metode Kunjungan Rumah

Ini merupakan salah satu metode yang juga bisa diterapkan untuk meminimalisir kendala terkait pelaksanaan daring. Agar kunjungan rumah menjadi lebih bermakna, hendaknya juga diperhatikan waktu dan tempat yang akan dikunjungi.

Metode ini memungkin guru untuk dapat lebih mengenal para siswanya.

4. Penggabungan Metode

Cara ini adalah aksi terbaik dalam mengatasi keadaan seperti saat ini. Dengan menggabungkan beberapa model, gaya pembelajaran, serta cara penyampaian materi.

Metode Penggabungan ini memungkinkan terjadinya interaksi antara teman dan guru, sehingga diharapkan dapat menambah semangat belajar anak.

Media yang biasa digunakan dalam antara lain; Zoom meeting, quiziz, video call, geogle meet, dan yang lainnya.

Pandemi memang memutus temu, tapi tetap mengikat rasa. Semoga tetap bahagia dan sukses dalam melaksanakan pembelajaran daring. Semakin variatif kita menggunakan metode, semakin baik.

 

Tinggalkan komentar