Sang Pemimpi dan Edensor, Buku Pembangkit Semangat

Kamu percaya nggak sih jika membaca buku bisa mengubah hidup seseorang?

Kalau saya sih percaya banget. Tahun 2018 saya bertemu seorang Pramugari yang bercerita tentang kecelakaan yang di alaminya dan harus terbaring di kasur selama sembilan bulan.

Selama itu mimpinya runtuh sampai seorang teman memberinya buku biografi seorang petinju.  Dalam buku itu ada kalimat “saya telah gagal 99 kali dan berhasil saat pertandingan ke 100, jika saya menyerah sebelum angka 100 mungkin saya tidak akan seperti ini”.

Sang pramugari langsung tersadar bahwa dia masih memiliki banyak kesempatan untuk mencoba berjalan, sejak saat itu semangatnya untuk pulih semakin besar dan dua bulan kemudian dia bisa berjalan kembali.

Nah, banyak anak-anak yang merasa tidak bisa melanjutkan pendidikan karna keadaan, merasa insecure atas dirinya sendiri, keadaan seperti ini berbahaya banget loh, karna bisa membunuh mimpi dan cita-cita mereka.

Berikut rekomendasi buku untuk membangkitkan semangat kamu kembali, mau tahu? Yuk, simak!

Mengenal  Manfaat dan Dampak Buruk Jamur 

Buku Sang Pemimpi karya Andrea Hirata

Ada beberapa cara untuk mengatasi rasa insecure seperti ini, salah satunya dengan membaca buku. Ada dua buku yang cocok kamu baca untuk atasi insecure dan membangkitkan semangat nih. Buku karangan Andrea Hiarata yang sudah mendunia.

Yang pertama berjudul “Sang Pemimpi” buku ini menceritakan tentang masa SMA Ikal dan Arai di Belitung. Menceritakan tentang kemiskinan dan semangat yang membara, juga tentang mimpi yang hampir mereka tinggalkan.

Dalam buku ini juga menceritakan tentang persahabatan yang manis dari seorang Harun yang cacat tubuhnya namun sempurna hatinya.

Menceritakan seorang guru bernama pak Balia yang selalu mengobarkan semangat pada muridnya agar mereka memiliki cita-cita setinggi langit.

Seorang guru yang menceritakan betapa megahnya peradaban Eropa meski ia tidak pernah ke sana.

Membaca buku ini membuat saya terhanyut seolah merasa ada dalam cerita tersebut. Karena kisah dalam buku Andrea itu seringkali berdasarkan kisah nyata yang seringkali kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Nah bagi adik-adik yang sedang ragu dengan mimpinya bisa membaca buku ini nih, dijamin semangat mengejar cita-cita akan membara lagi.

Buku Edensor karya Andrea Hirata

Buku kedua karangan Pakcik Andrea Hirata berjudul “Edensor”, yang merupakan kelanjutan dari Sang Pemimpi ini tak kalah menarik. 

Saya sempat menangis bombai saat membaca lembar demi lembar kisah yang tertuang. Sungguh, saya mengakui sebuah karya yang epik dari Andrea, juga inspiratif sekali.

Menceritakan perjuangan Kuliah Ikal dan Arai di Prancis. Seorang anak udik dari belitung timur yang berhasil menginjakan kakinya di Belahan Eropa nun jauh disana, bergaul dengan manusia dari berbagai belahan dunia.

Mengenal Pendidikan Inklusif dan Manfaatnya

Ada kalimat yang paling mendebarkan dalam buku ini, kalimat yang di ucapkan Arai kepada Ikal saat Ikal merasa mimpinya tak bisa jadi nyata. “Kita tidak punya apa-apa. Kita hanya punya semangat dan mimpi-mimpi boy, dan kita akan berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan untuk mimpi itu”.

Buku yang cocok dibaca untuk adik-adik yang sedang galau karna tidak lolos SNMPTN atau adik-adik yang sedang insecure oleh keadaan.

Jangan menyerah, harimu masih panjang. Coba baca buku untuk membangkitkan semangat kamu ini ya!

Tinggalkan komentar